Tuesday, February 6, 2007

Dompet hilang yang kembali

oleh Roby

Sekitar dua minggu lalu, sehabis merayakan ulang tahun Toby yang ketiga, saya dan Iwan pergi ke Times Square untuk menonton film Pan's Labyrinth(:wikipedia). Sehabis nonton, alangkah terkejutnya saya ketika merogoh saku celana karena dompet saya tidak ada. Kita cepat-cepat kembali ke bioskop untuk mencari tapi hasilnya nihil. Akhirnya saya relakan dompet itu dan atas kebaikan Iwan meminjami uang saya bisa pulang dengan selamat.

Selain uang $40, kartu ATM, sekolah, SIM dan beberapa kertas lain, tidak ada dokumen penting lainnya. Karena sebelumnya saya sudah pernah kehilangan dompet juga.

Kehilangan pertama terjadi dekat kampus saya. Entah bagaimana dompet saya terjatuh. Tapi beruntung dompet saya bisa kembali. Ya kembali secara utuh. Seseorang mengirim email dan menyebutkan dompet saya dititipkan di seorang pegawai kafetaria di kampus. Sepertinya dia menemukan email saya melalui website sekolah saya.

Hari ini, saya mendapat surat yang agak tebal tanpa dilengkapi identitas pengirim. Ternyata isi surat itu adalah seluruh isi dompet saya, minus uang dan dompetnya itu sendiri. Seluruh kartu identitas ada disitu , juga cek yang belum saya uangkan. Jadi bisa dibilang, lagi-lagi, isi dompet saya kembali.

Meskipun uangnya tidak kembali, tapi saya cukup kaget karena ada yang bersedia mengirim isi dompet saya itu kembali. Mengingat kali ini dompetnya hilang bukan di seputar kampus, tapi di pusat keramaian tengah kota (:wikipedia). Mungkin saja uang saya dipakai untuk membeli perangko seharga 78 sen. Tapi saya masih bisa hargai kepedulian dia untuk mengembalikan barang-barang saya. Meskipun tidak berarti banyak karena saya sudah mendapatkan kartu-kartu pengganti yang hilang.

Memang masih ada kebaikan di kota New York.

2 comments:

Iwan said...

Haha.. well, aku bingung mau bilang apa. Mau bilang selamat dompetnya udah balik, atau hebat, karena selalu beruntung karena dalam kehilangan dompet selalu bernasib baik dengan ditemukan kembali sang dompet, tapi tetep aja dong sudah kecurian kemaren.. tetep ga enak dong, sempet bingung dan ngurusin ganti kartu dsb..
anyway, i am glad to hear that good news. Para copet masih punya kepedulian sosial kali ya.. haha..

Tika said...

orang new york aneh....